Kabanti : Jurnal Kerabat Antropologi
Vol 6 No 1 (2022): Volume 6 Nomor 1, Juni 2022

PERILAKU MASYARAKAT PESISIR PANTAI DALAM MENGELOLA SAMPAH

Ilyas Ilyas (Jurusan Antropologi Fakultas Ilmu Budaya Universitas Halu Oleo)
Hartini Hartini (Jurusan Antropologi Fakultas Ilmu Budaya Universitas Halu Oleo)



Article Info

Publish Date
07 Jun 2022

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana perilaku masyarakat pesisir pantai dalam mengelola sampah. Penelitian ini menggunakan teori model of dan model for oleh Clifford Geertz, dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif berbasis etnografi. Penelitian ini menujukkan bahwa Perilaku masyarakat pesisir pantai di Kelurahan Petoaha dalam mengelola sampah masih tergolong kurang baik. Karena, sampah yang dihasilkan sehari-hari semuanya berakhir di tempat pembuangan sampah dan laut. Pelakunya pun beragam mulai anak-anak, remaja, ibu rumah tangga, hingga kepala rumah tangga. Namun, untuk sampah ibu rumah tangga yang dibuang ke tempat pembuangan sampah sebelumnya ditampung terlebih dahulu di dalam rumah lalu, dibuang ke tempat sampah depan rumah atau biasa juga langsung ke laut. Hal ini karena masyarakat pesisir pantai jarang mengikuti edukasi dan berpartisipasi dalam kegiatan yang dilakukan pemerintah terkait sampah. Pemerintah Kelurahan Petoaha telah membuat program dan eduksi terkait sampah, membangun sarana dan prasarana yang dapat menunjang masyarakat pesisir pantai agar dapat hidup bersih dan sehat. Namun, kembali lagi dari kesadaran masyarakat yang masih kurang baik membuat keberadaan sampah ada di mana-mana.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

kabantiantropologi

Publisher

Subject

Arts Humanities Environmental Science Languange, Linguistic, Communication & Media Social Sciences

Description

KABANTI: Jurnal Kerabat Antropologi, merupakan ruang bagi mahasiswa Strata 1 (S1) Jurusan Antropologi, Fakultas Ilmu Budaya (FIB), Universitas Halu Oleo (UHO) yang dikelola oleh Kerabat Antropologi FIB UHO sendiri. Kabanti adalah jurnal ilmiah antropologi yang mengajak kerabat antropologi untuk ...