Limbah merupakan salah satu hasil akhir dari bagian kegiatan industri. Limbah yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan dasar pembuatan pupuk organik cair ialah limbah sawi hijau yang mengandung N, P, K dan sangat berguna untuk pertumbuhan tanaman. Penelitian ini dilakukan di Agrowisata Cilangkap Cipayung – Jakarta Timur, dilaksanakan pada bulan Maret – Mei 2017. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh campuran A&B Mix dengan POC limbah sawi hijau (Brassica rapa L.) terhadap pertumbuhan tanaman bayam merah (Amaranthus tricolor L.) hidroponik. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental dengan desain Rancangan Acak Langkap (RAL), yang terdiri dari 5 perlakuan dengan 6 ulangan. Masing – masing perlakuannya yaitu P0 (200ml A&B Mix) sebagai kontrol tanpa POC, P1 (150ml A&B Mix + 50ml POC), P2 (100ml A&B Mix + 100ml POC), P3 (50ml A&B Mix + 150ml POC), dan P4 (200ml POC) tanpa A&B Mix. Pemberian nutrisi langsung dituangkan ke dalam media sistem wick. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan P4 dengan 200 ml pupuk organik cair sawi hijau tanpa campuran A&B Mix memperoleh hasil terbaik pada ketiga parameter, rata-rata ketiga parameter yaitu: tinggi 15,83 (cm), berat basah 13,12 (g), dan berat kering 1,13 (g). Presentase tinggi, berat segar dan berat kering tanaman secara berurutan yaitu 121,96%, 108,97%, dan 134,52% terhadap kontrol. Sehingga dapat disimpulkan bahwa campuran A&B Mix dengan pupuk organik limbah cair sawi hijau tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman bayam merah hidroponik. Sedangkan, POC limbah sawi hijau tanpa campuran A&B Mix berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman bayam merah hidroponik.
Copyrights © 2022