Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keragaan tanaman dan pendugaan aksi gen pada karakter kuantitatif dari beberapa genotipe hasil persilangan klonRRIM 600 X IRR 42. Sebanyak 17 genotipe dan dua tetua persilangan ditanam pada tahun2004 di pengujian Seedling Evaluation Trial (SET), Balai Penelitian Sungei Putih yangterletak di Kabupaten Deli Serdang. Karakter kuantitatif yang diamati pada penelitian iniadalah lilit batang, tinggi tanaman, jumlah cabang primer, tinggi cabang primer, tebalkulit, jumlah pembuluh lateks, diameter pembuluh lateks, dan hasil lateks. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa delapan karakter yang diamati memiliki koefisienkeragaman fenotipe berkisar antara 20,25–85,59%. Berdasarkan nilai heterosismenunjukkan bahwa genotipe G26 memiliki heterosis bernilai positif pada karakter lilitbatang, tebal kulit, jumlah pembuluh lateks, diameter pembuluh lateks, dan hasil lateks.Genotipe tersebut potensial dikembangkan sebagai genotipe penghasil lateks-kayu. Berdasarkan pendugaan aksi gen menunjukkan bahwa lima karakter kuantitatifdipengaruhi oleh gen aditif dan epistatis komplementer yaitu karakter lilit batang,jumlah cabang primer, tebal kulit, jumlah pembuluh lateks, dan hasil lateks, sedangkantiga karakter dipengaruhi oleh gen aditif dan epistasis duplikat yaitu tinggi tanaman, tinggicabang primer, dan diameter pembuluh lateks.
Copyrights © 2021