p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Warta Perkaretan
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

KERAGAAN DAN PENDUGAAN AKSI GEN KARAKTER KUANTITATIF POPULASI TANAMAN F1 HASIL PERSILANGAN KLON KARET RRIM 600 X IRR 42 Sayurandi Sayurandi, M.Si
Warta Perkaretan Vol. 40 No. 1 (2021): Volume 40, Nomor 1, Tahun 2021
Publisher : Pusat Penelitian Karet - PT. Riset Perkebunan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22302/ppk.wp.v40i1.746

Abstract

 Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keragaan tanaman dan pendugaan aksi gen pada karakter kuantitatif dari beberapa genotipe hasil persilangan klonRRIM 600 X IRR 42. Sebanyak 17 genotipe dan dua tetua persilangan ditanam pada tahun2004 di pengujian Seedling Evaluation Trial (SET), Balai Penelitian Sungei Putih yangterletak di Kabupaten Deli Serdang. Karakter kuantitatif yang diamati pada penelitian iniadalah lilit batang, tinggi tanaman, jumlah cabang primer, tinggi cabang primer, tebalkulit, jumlah pembuluh lateks, diameter pembuluh lateks, dan hasil lateks. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa delapan karakter yang diamati memiliki koefisienkeragaman fenotipe berkisar antara 20,25–85,59%. Berdasarkan nilai heterosismenunjukkan bahwa genotipe G26 memiliki heterosis bernilai positif pada karakter lilitbatang, tebal kulit, jumlah pembuluh lateks, diameter pembuluh lateks, dan hasil lateks.Genotipe tersebut potensial dikembangkan sebagai genotipe penghasil lateks-kayu. Berdasarkan pendugaan aksi gen menunjukkan bahwa lima karakter kuantitatifdipengaruhi oleh gen aditif dan epistatis komplementer yaitu karakter lilit batang,jumlah cabang primer, tebal kulit, jumlah pembuluh lateks, dan hasil lateks, sedangkantiga karakter dipengaruhi oleh gen aditif dan epistasis duplikat yaitu tinggi tanaman, tinggicabang primer, dan diameter pembuluh lateks. 
EVALUASI KINERJA KLON KARET UNGGUL DENGAN PENERAPAN SISTEM SADAP INTENSITAS RENDAH Sayurandi Sayurandi, M.Si
Warta Perkaretan Vol. 39 No. 1 (2020): Volume 39, Nomor 1, Tahun 2020
Publisher : Pusat Penelitian Karet - PT. Riset Perkebunan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3654.049 KB) | DOI: 10.22302/ppk.wp.v39i1.672

Abstract

Harga karet yang rendah pada saat ini menjadi tantangan bagi perusahaan perkebunan untuk mengupayakan komoditas ini tetap menguntungkan. Upaya yang dapat dilakukan adalah efisiensi biaya terutama pada penggunaan tenaga kerja. Penyadapan dengan menggunakan frekuensi sadap rendah (d4) merupakan salah satu upaya yang dapat diterapkan untuk mengurangi jumlah tenaga penyadap,namun yang menjadi kendala adalah tidak semua klon karet unggul memiliki respon yang baik dengan penerapan sistem sadap frekuensi rendah.  Tujuan tulisan ini adalah untuk mengevaluasi produktivitas klon-klon karet unggul dari beberapa perkebunan di Provinsi Sumatera Utara yangmenerapkan sistem sadap 1/2S d3 dan 1/2S d4 dengan menggunakan stimulan etephon konsentrasi 2,5%. Hasil evaluasi di beberapa perkebunan memperlihatkan bahwa produksi karet pada klon-klon unggul rekomendasi yang disadap dengan frekuensi sadap d3 masih lebih tinggi dibandingkan dengan d4, namun terdapat beberapa klon,seperti PB 330, IRR 104, IRR 220, dan RRIM 901yang memiliki produksi tergolong tinggi yang disadap dengan menggunakan frekuensi sadap d4. Klon-klon karet tersebut potensial dikembangkan sebagai klon karet yang respon terhadap penyadapan frekuensi rendah.
HETEROSIS DAN HERITABILITAS PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI BEBERAPA GENOTIPE KARET HASIL PERSILANGAN KLON RRIM 600 X PN 1546 Sayurandi Sayurandi, M.Si
Warta Perkaretan Vol. 39 No. 1 (2020): Volume 39, Nomor 1, Tahun 2020
Publisher : Pusat Penelitian Karet - PT. Riset Perkebunan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (748.921 KB) | DOI: 10.22302/ppk.wp.v39i1.680

Abstract

         Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai heterosis dan heritabilitas karakter pertumbuhan dan daya hasil lateks beberapa genotipe hasil persilangan klon RRIM 600 X PN 1546. Sebanyak 25 genotipe dan dua tetua  ditanam di Kebun Percobaan, Balai Penelitian Sungei Putih yang berada di Kabupaten Deli Serdang pada tahun 2008 dengan menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) non faktorial dan tiga ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa genotipe G689, G541, dan G875 memiliki ukuran lilit batang tanaman umur 4 tahun (TBM 4)  paling tinggi, yaitu 53,78 cm, 51,33 cm, dan 51,28 cm dengan rata-rata pertambahan lilit batang tanaman per tahun masing-masing genotipe sebesar 14,96 cm, 14,11 cm, dan 14,46 cm. Genotipe G776 dan G577 memiliki hasil lateks paling tinggi yaitu 35,10 g/p/s dan35,19 g/p/s. Berdasarkan hasil analisis heterosis menunjukkan bahwa karakter pertumbuhan lilit batang pada genotipe G689, G451, dan G875 memiliki heterosis bernilai positif, sedangkan pada karakter daya hasil nilai heterosis bernilai positif terdapat pada genotipe G689, G776, G518, G576, G577, G571, G876, G874, dan G875. Berdasarkan nilai heritabilitas (h2), karakter lilit batang tanaman, pertambahan lilit batang tanaman, dan hasil lateks memiliki nilai heritabilitas tergolong tinggi yaitu 0,75, 0,63 dan 0,82. Nilai h2 tergolong tinggi tersebut menunjukkan bahwa karakter-karakter tersebut sangat dipengaruhi oleh faktor genetik dibandingkan dengan faktor lingkungan.