Bandara menjadi tempat yang sering dikunjungi karena sebagai sarana transportasi dan aktivitas masyarakat untuk bepergian keluar kota maupun luar negeri. Selain mendukung konektivitas transportasi di sektor penerbangan, peran bandar udara juga disiapkan sebagai pelayanan dalam keadaan khusus seperti logistik penerbangan, penyediaan sampel pengujian atau tes Covid-19 dan lain-lain. Hal ini menjadi salah satu penyebab terjadinya rantai penularan virus Covid-19 akibat pergerakan mobilitas yang tinggi dari satu tempat ke tempat lainnya, dari satu wilayah ke wilayah lainnya. Tujuan penelitian ini memberikan wawasan terkait upaya pencegahan virus Covid-19 di sektor penerbangan. Metode yang digunakan metode deskriptif dengan mengambil informasi dari untuk berita aktual yang membahas topik pengaruh Covid-19 melalui proses pengumpulan, kompilasi, pengolahan, & kesimpulan. Hasil sesuai dengan upaya untuk menggambarkan realitas objektif atau materi yang ditinjau saat ini mempertimbangkan materi yang berbentuk tertulis baik itu buku, jurnal atau artikel, dan situs web institusi yang berkenaan. Dampak yang terjadi pada sektor penerbangan terdapat setidaknya ratusan pesawat hanya berada diparkiran bandara karena jadwal penerbangan untuk sementara ditutup. Dari sumber PT Angkasa Pura II mencatat pergerakan 700 pesawat di 19 bandara yang dikendalikan pada tahun 2020. Upaya untuk pencegahan penyebaran virus covid-19 dilakukan sesuai dengan PM 18 Tahun 2020 tentang manajemen transportasi
Copyrights © 2022