Tujuan penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk menggunakan model IKRAR akan menghasilkan siswa yang memiliki kompetensi berfikir tingkat tinggi yang lebih baik dari pada model pembelajaran pemecahan masalah tanpa model IKRAR. Metodologi: Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen kuasi dengan pertimbangan sulitnya pengontrolan terhadap semua variabel yang mempengaruhi variabel yang sedang diteliti. Dengan pola nonequivalent control group design (pretest-postest yang tidak ekuivalen). Temuan utama: Hasil dari analisis data yang dilakukan terhadap hasil tes awal dan tes akhir, didapat thitung = 2,55 dan ttabel = 1,671; dengan ơ = 5% dan dk = karena thitung > ttabel, sesuai kriteria pengujian maka Ha diterima. Dimana diperoleh nilai rata-rata pada kelas eksperimen pada saat tes awal adalah 26,11 sementara nilai rata-rata pada kelas kontrol pada saat tes awal adalah 25,83. Sementara itu, nilai rata-rata siswa di kelas eksperimen saat tes akhir adalah 71,62. Keterbaruan penelitian: Hal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh hasil belajar siswa yang menggunakan model IKRAR dengan model DI pada siswa kelas XI IPA SMA Islam Al-Falah Jambi dalam materi hidrolisis garam, dimana hasil belajar siswa yang menggunakan model IKRAR lebih baik daripada model DI. Hal ini dapat dilihat dari rata-rata peningkatan antara tes kemampuan awal (pretest) dan tes kemampuan akhir (posstest) hasil belajar siswa, yaitu di kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan nilai tes akhir siswa di kelas kontrol
Copyrights © 2021