Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dan budi pekerti dilakukan dengan adanya interaksi antaraguru, peserta didik, dan lingkungan yang melibatkan berbagai komponen pembelajaran yang telah didesain dan disediakan untuk proses pembelajaran. Oleh sebab itu, guru PAI dan Budi Pekerti diharapkan mampu mengelola berbagai komponen pembelajaran dalam rangka mencapai tujuan pembelajaran dengan multi pendekatan dan metode yang efektif dan tepat gun, salah satunya dengan adanya integrasi dan interkoneksi domain kognitif, efktif, dan psikomorik serta multi bidang studi dan matapelajaran. Selain itu, adanya solusi terhadap problem yang dihadapi PAI antara lain masih ditemukan sebutan istilah PAI dan PI di beberapa Lembaga Pendidikan yang belum disiapkan konsep baku yang tervalidasi oleh Lembaga yang berwenang. Di samping adanya sebutan siswa dengan istilah peserta didik yang mengakibatkan sebagian besar siswa “pasif” berbeda dengan siswa sebagai subyek didik yang dibakukan secara legal formal dengan strategi pendekatan penjaminan mutu berbasis plan do chek and action (PDCA).
Copyrights © 2022