The life of a believer cannot be separated from the truth of God's word and one of the best environments to learn God's word and love it is family. Because children spend most of their lives in the family, the role of a father is encouraged to the maximum in teaching children to love God's word. Loving God's word is important for children because God's word is a compass that directs children's lives in God's will and purpose. This article intends to explain the role that a father can play to maximally teach his child to love God's word. Through the method of description and scientific support from literature review, the researcher seeks to describe the picture of the Bible loving God's word, the importance of loving the word for children, and the maximum contribution of fathers in teaching children to love the word. It is concluded that fathers will contribute maximally if they form an environment that loves the word, teaches children from childhood, guides with love, becomes an example of love for the word. Kehidupan orang percaya tidak bisa dilepaskan dari kebenaran firman Tuhan dan salah satu lingkungan yang paling baik untuk belajar firman Tuhan dan mencintainya adalah keluarga. Karena anak-anak paling banyak menghabiskan hidup mereka di tengah keluarga untuk itu peran seorang ayah didorong maksimal dalam mengajarkan anak mencintai firman Tuhan. Mencintai firman Tuhan penting bagi anak karena firman Tuhan adalah kompas yang mengarahkan kehidupan anak dalam kehendak dan tujuan Tuhan selain itu firman Tuhan bisa memberikan inspirasi, motivasi, dan sebagai bekal hidup anak baik masa kini maupun nanti. Artikel ini bermaksud ingin menjelaskan peran yang seorang ayah bisa lakukan untuk maksimal mengajarkan anaknya cinta pada firman Tuhan. Melalui metode deskripsi dan dukungan ilmiah dari kajian literatur, peneliti berupaya menjabarkan gambaran Alkitab mencintai firman Tuhan, arti penting mencintai firman bagi anak, dan kontribusi maksimal ayah dalam mengajarkan anak cinta firman. Disimpulkan bahwa ayah akan berkontribusi maksimal jika membentuk lingkungan yang cinta firman, mengajari anak sejak kecil, membimbing dengan kasih, menjadi teladan cinta firman.
Copyrights © 2022