Pawiyatan
Vol 29 No 02 (2022): PAWIYATAN

Pasar Bringin Tahun 1945-2000




Article Info

Publish Date
25 Jun 2022

Abstract

Pasar merupakan pusat kegiatan perekonomian masyarakat. Pada pasar tradisional, terdapat keunikan tertentu yaitu barang dagangan yang khas dan sistem tawar menawar harga. Tulisan ini berusaha untuk mengupas sejarah salah satu pasar tradisional yang ada di Kabupaten Semarang yaitu pasar Bringin. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan perkembangan pasar Bringin pada masa Orde Lama sampai Sekarang. Metode yang digunakan adalah penelitian sejarah dengan pendekatan sosial ekonomi. Dari penelitian ini diketahui bahwa sejak tahun 1945 hingga 1998 terjadi 3 kali perubahan fisik yaitu pertama, pedagang membuat tempat jualan dengan bahan bangunan seadanya, pedagang membangun semi permanen; kedua, pedagang membangun tempat jualan atau dinding bangunan terbuat dari anyaman bambu dan pembuatan lincak untuk menggelar dagangannya. Pada tahap ketiga, terjadi perubahan bangunan pasar sudah permanen. Kemudian terjadi empat kali perubahan alat transportasi yaitu pada periode awal alat transportasi dengan satu buah gerobak. Pada tahun 1959 alat transportasi masih menggunakan gerobak namun jumlahnya lebih banyak. Pada tahun 1969 sudah beroperasi bus ESTO dengan jurusan Salatiga - stasiun Bringin pp. Setelah tahun 1993 transportasi yang beroperasi adalah Mini bus atau Elf. Kata Kunci: pasar Bringin, Sejarah Sosial Ekonomi, Kabupaten Semarang

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

pawiyatan

Publisher

Subject

Social Sciences

Description

Pawiyatan menyediakan sebuah platform untuk para dosen, peneliti, pelajar, praktisi dan akademisi untuk mempromosikan pengetahuan dan kredibilitas pada pendidikan. Jurnal yang diterbitkan dua kali setahun pada bulan januari dan juli berisi artikel-artikel yang terdiri dari makalah penelitian ...