SPEED - Sentra Penelitian Engineering dan Edukasi
Vol 8, No 3 (2016): Speed 2016

Evaluasi Kesiapan Implementasi Green ICT Di Lingkungan Sekolah Negeri Kabupaten Ponorogo

Mohammad Bhanu Setyawan - Universitas Muhammadiyah Ponorogo (Unknown)



Article Info

Publish Date
07 Mar 2017

Abstract

Abstract - This article aims to mengavaluasi readiness of the implementation of Green ICT in schools Negri Ponorogo using G-Readiness Framework. The sample used in this study is 29 samples. The analytical tool used to build the model are: attitude, policy, practice model, and governance. Evaluation of the goodness of fit and bootstrapping resampling is used to analyze the feasibility of this model. Evaluation of the goodness of fit of the structural model is measured using a predictive value-relevance obtained a value of = 0.79 which means that the model has good predictive value. The final result obtained using bootstrapping resampling by calculating the relationship between variables have the value t count bigger = 2.01 in evaluating the readiness of the implementation of Green ICT in Schools Ponorogo country. Three variables showed a significant result and indicates readiness in the implementation of Green ICT, namely: practice model, policy and governance. Two variables showed no significant results and has not been prepared in implementation of green ICT, namely: attitude and technologyKeywords: Green ICT, G-Readness, PLS Abstrak – Artikel ini bertujuan untuk mengavaluasi kesiapan implementasi Green ICT di sekolah Negri Kabupaten Ponorogo dengan menggunakan G-Readiness Framework. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 29 sampel. Alat analisis yang digunakan untuk membangun model adalah: attitude, policy, practise, dan governance. Evaluasi goodness of fit dan resampling bootstraping digunakan untuk menganalisis kelayakan model. Evaluasi goodness of fit model struktural diukur menggunakan nilai predictive-relevance diperoleh nilai sebesar = 0,79 yang artinya model memiliki nilai prediktif yang baik. Hasil akhir diperoleh dengan menggunakan resampling bootstraping dengan menghitung hubungan antar variabel memiliki nilai t-hitung yang lebih besar = 2.01 dalam mengevaluasi kesiapan implementasi Green ICT di Sekolah negri Kabupaten Ponorogo. Tiga variabel menunjukan hasil signifikan dan mengindikasikan kesiapan dalam implementasi Green ICT, yaitu: practise, policy dan governance. Dua variabel yang menunjukkan hasil yang tidak signifikan dan belum siap dalam implementasi green ICT, yaitu: attitude dan technologyKata kunci:  Green ICT, G-Readness, PLS 

Copyrights © 2017






Journal Info

Abbrev

speed

Publisher

Subject

Computer Science & IT Education Electrical & Electronics Engineering Engineering Library & Information Science

Description

Jurnal SPEED adalah majalah ilmiah untuk menampung publikasi riset yang dilakukan oleh dosen, guru dan praktisi agar bisa di kritisi banyak masyarakat sehingga menadpat kemanfaatan dalam kehidupan. Scope jurnal diantaranya adalah ilmu komputer, pemrograman, pendidikan, ebussines dan lingkup ...