Peran sektor pertanian bisa optimal jika didukung oleh sistem berkelanjutan yang terintegrasi dan disertai dukungan anggaran berupa modal. Dalam penelitian ini permasalahan yang ingin dibahas ialah 1) Permodalan merupakan masalah yang dihadapi petani, 2) Banyak petani yang mampu meningkatkan hasil panen jika memiliki modal yang cukup, 3) Tanpa modal yang cukup, petani tidak akan mampu meningkatkan produktivitas tanamannya.. Untuk mengatasi masalah kekurangan modal, petani meminjam uang baik dari lembaga keuangan formal maupun informal, tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui pengaruh efisiensi penyaluran kredit pertanian terhadap kesejahteraan petani. sektor pertanian. Kredit pertanian memainkan peran yang sangat penting dalam pembangunan pembangunan pertanian: jika produksi meningkat, pendapatan petani juga akan meningkat. Metode penelitian yang digunakan ialah kuantitatif, dengan jumlah sampel 100 orang. Dengan jumlah penduduk 187 orang ialah petani di Desa Kedung Lengkong, Kecamatan Dlangu, Kabupaten Mojokerto. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini ialah regresi sederhana untuk melihat pengaruh kinerja kredit terhadap kesejahteraan petani. Hasil pengujian hipotesis bahwa kredit berpengaruh positif terhadap kebahagiaan, dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,291. Kredit membantu petani membeli pupuk, benih dan lain-lain yang berkaitan dengan kebutuhan agribisnis sehingga dapat meningkatkan keuntungan, sebagai sumber kesejahteraan..
Copyrights © 2022