Observasi awal yang ditemukan pendidik membuat soal hanya sebatas menanyakan nama tokoh, tempat kejadian, pengertian dari kata atau kalimat yang masuk pada klasifikasi berpikir level Low Order Thinking Skills (LOTS). Selain itu, melalui wawancara Rizki Rosida Hayati, S.Pd. adalah pendidik mengetahui informasi terkait soal HOTS tetapi bingung dalam menyusun soal dengan standar HOTS. Adanya masalah tersebut peneliti menindaklanjuti dengan cara diselenggarakannya In House Training (IHT) untuk meningkatkan kompetensi pendidik MAN 3 Banjarmasin dalam menyusun soal Higher Order Thinking Skills (HOTS). Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan sesuai misi MAN 3 Banjarmasin yaitu mengembangkan nilai-nilai demokratis dan meningkatkan kemandirian serta tanggap terhadap lingkungan, karena melalui metode penelitian tindakan sekolah dengan tahapan perencanaan, implementasi tindakan, observasi dan interprestasi serta analisis dan releksi pada kegiatan IHT dalam peningkatan kompetensi pendidik dalam menyusun soal HOTS akan berpengaruh pada kepedulian peserta didik terhadap lingkungannya. Hasil penelitian diperoleh adalah adanya peningkatan kompetensi pendidik dalam menyusun soal HOTS melalui kegiatan IHT yang diselenggarakan selama 3 hari dan ditambah dengan kegiatan lanjutan selama 2 hari untuk pendidik yang kurang memahami dalam menyusun soal HOTS.
Copyrights © 2022