Penyebaran Covid 19 yang masif membuat Pemerintah terpaksa melakukan pembatasan kegiatan masyarakat. Terbatasnya akses masyarakat terutama menuju pusat ekonomi seperti pasar dan pertokoan membuat para pengusaha Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) mengalami penurunan penghasilan. UMKM di Kabupaten Pacitan berusaha berinovasi dengan system penjualan delivery order. System ini memanfaatkan media sosial untuk mempromosikan produknya. Mempromosikan barang menggunakan media sosial diperlukan foto yang menarik untuk menggugah minat pembeli. Melihat kebutuhan untuk meningkatkan pengetahuan dalam hasil foto produk yang menarik bagi UMKM maka tim Pengabdian kepada Masyarakat Akademi Komunitas Negeri Pacitan mengadakan pelatihan foto produk dan pengelolaan media sosial untuk media promosi. Hasil kegiatan ini diikuti oleh 28 UMKM dimana menghasilkan foto produk yang digunakan untuk promosi di media sosial mereka. Kendala yang dihadapi adalah hampir 90% UMKM belum mempunyai akun media sosial yang khusus untuk produknya. Dari kegiatan ini dapat ditindak lanjuti ke depannya dengan memfokuskan pada beberapa produk untuk dibantu mem-branding dari penamaan, logo, pengemasan, promosi dan penjualan.
Copyrights © 2022