Rumusan masalah pada penelitian ini adalah masih rendahnya hasil belajar siswa kelas V UPT SD Negeri 18 Baringin. Berdasarkan observasi diperoleh bahwa pembelajaran kurang menggunakan variasi model pembelajaran yang menarik, guru hanya menggunakan beberapa metode seperti ceramah, diskusi dan demonstrasi sehingga siswa merasa jenuh dalam pembelajaran. Kreatifitas guru kurang menarik perhatian siswa, karena pembelajaran terpusat pada guru (teacher centered). Dalam pelaksanaanya guru belum menguasai bahan dan metode pengajaran sehingga siswa tidak aktif dalam proses pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas V UPT SD Negeri 18 Baringin. Hasil belajar adalah terjadinya perubahan hasil masukan pribadi berupa motivasi dan harapan untuk berhasil dan masukan dari lingkungan berupa rancangan dan pengelolaan motivasional tidak berpengaruh langsung terhadap besarnya usaha yang dicurahkan oleh siswa untuk mencapai tujuan belajar. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model siklus yang dilakukan secara berulang dan berkelanjutan. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas V yang berjumlah 23 siswa dan objeknya adalah pembelajaran Bahasa Indonesia. Metode pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan teknik analisis kuantitatif dan teknik analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar Bahasa Indonesia. Peningkatan hasil belajar Bahasa Indonesia dapat dilihat dari bertambahnya motivasi belajar siswa yang berdampak pada ketuntasan belajar siswa dari rata-rata presentase pada pra siklus yaitu 52,17% dan meningkat menjadi 60,87% pada siklus I. Pada siklus II presentase sebesar 86,96%. Selain meningkatnya hasil belajar, keaktifan siswa dalam proses pembelajaran dikelas juga mengalami peningkatan. Jadi, terjadi peningkatan hasil belajar pada siklus I ke siklus II sebanyak 24,2%.
Copyrights © 2021