Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA DENGAN METODE EKSPERIMEN PADA PEMBELAJARAN IPA TEMA BENDA-BENDA DI LINGKUNGAN SEKITAR DI KELAS V UPT. SD NEGERI 18 BARINGIN Maisuardi Maisuardi
Ensiklopedia of Journal Vol 3, No 3 (2021): Vol 3 No 3 Edisi 1 April 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (486.4 KB) | DOI: 10.33559/eoj.v3i3.736

Abstract

This research is motivated by the problems that the authors found at UPT. SD Negeri 18 Baringin. These problems are obtained from the results of observations and observations of the author in the field, where the learning process shows that students are less active in the learning process, the difficulty of students in remembering the material that has been studied. The objectives of this study were (1) to determine teacher activity using experimental methods, (2) to determine student activity using experimental methods, (3) to determine student learning outcomes using experimental methods in science learning in class V UPT. SD Negeri 18 Baringin. This research uses classroom action research (PTK) with the subject of students of class V UPT. SD Negeri 18 Baringin which consists of 23 students. Based on the results of the research data analysis, it was found that (1) Teacher activity in cycle I was 70% (good category), and increased in cycle II by 83.2% (very good category), (2) Student activity in cycle I was 69.2% were in (good category), and increased in cycle II by 84.8% (very good category), (3) Student learning outcomes in cycle I were 69.6% (Good Enough), and increased in cycle II amounted to 87% (very good category). Thus it can be concluded that the use of the experimental method in science lessons to improve the learning outcomes of class V UPT students. SD Negeri 18 Baringin. has been accomplished.
PENERAPAN MODEL BERMAIN PERAN (ROLE PLAYING) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA TEMA 7 SUBTEMA PERISTIWA KEBANGSAAN SEPUTAR PROKLAMASI KEMERDEKAAN KELAS V UPT SD NEGERI 18 BARINGIN Maisuardi Maisuardi
Ensiklopedia of Journal Vol 3, No 4 (2021): Vol 3 No. 4 Edisi 2 Juli 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.902 KB) | DOI: 10.33559/eoj.v3i3.825

Abstract

Rumusan masalah pada penelitian ini adalah masih rendahnya hasil belajar siswa kelas V UPT SD Negeri 18 Baringin. Berdasarkan observasi diperoleh bahwa pembelajaran kurang menggunakan variasi model pembelajaran yang menarik, guru hanya menggunakan beberapa metode seperti ceramah, diskusi dan demonstrasi sehingga siswa merasa jenuh dalam pembelajaran. Kreatifitas guru kurang menarik perhatian siswa, karena pembelajaran terpusat pada guru (teacher centered). Dalam pelaksanaanya guru belum menguasai bahan dan metode pengajaran sehingga siswa tidak aktif dalam proses pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas V UPT SD Negeri 18 Baringin. Hasil belajar adalah terjadinya perubahan hasil masukan pribadi berupa motivasi dan harapan untuk berhasil dan masukan dari lingkungan berupa rancangan dan pengelolaan motivasional tidak berpengaruh langsung terhadap besarnya usaha yang dicurahkan oleh siswa untuk mencapai tujuan belajar. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model siklus yang dilakukan secara berulang dan berkelanjutan. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas V yang berjumlah 23 siswa dan objeknya adalah pembelajaran Bahasa Indonesia. Metode pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan teknik analisis kuantitatif dan teknik analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar Bahasa Indonesia. Peningkatan hasil belajar Bahasa Indonesia dapat dilihat dari bertambahnya motivasi belajar siswa yang berdampak pada ketuntasan belajar siswa dari rata-rata presentase pada pra siklus yaitu 52,17% dan meningkat menjadi 60,87% pada siklus I. Pada siklus II presentase sebesar 86,96%. Selain meningkatnya hasil belajar, keaktifan siswa dalam proses pembelajaran dikelas juga mengalami peningkatan. Jadi, terjadi peningkatan hasil belajar pada siklus I ke siklus II sebanyak 24,2%.