Sisa material merupakan pemborosan dalam proses pelaksanaan konstruksi berupa penggunaan material yang tidak menghasilkan nilai tambah yang diharapkan sehingga menimbulkan pemborosan dalam pelaksanaan dalam suatu proyek.pemborosan dalam suatu proyek berarti proyek sudah rugi.Waste diartikan sebagai pemborosan yaitu hasil dalam penggunaan peralatan, material, tenaga kerja, atau modal dalam jumlah yang lebih besar dari yang diperlukan pada pelaksanaan bangunan gedung.Waste mencakup peristiwa kerugian material dan kegiatan pekerjaan yang tidak perlu,menghasilkan biaya tambahan tetapi tidak menambah nilai suatu proyek justru menimbulkan kerugian baik berupa rugi waktu dan biaya.Penelitian ini membahas tentang kajian faktor-faktor pengendalian sisa material pada pelaksanaan konstruksi gedung di Bukittinggi. Faktor-faktor penyebab sisa material diidentifikasikan berdasarkan jurnal penelitian sebelumnya dan literatur yang berkaitan dengan sisa material konstruksi gedung. Hasil kajian dari berbagai referensi tersebut dapat disimpulkan bahwa faktor pengendalian sisa material adalah pelatihan dan pengawasan,control material,manajemen subkontraktor dan tenaga kerja,penanganan material.
Copyrights © 2019