Cermin Dunia Kedokteran
Vol 47, No 1 (2020): Bedah

Aspek Klinis Rosasea

Ricky Setiawan (RSUD Sjafrie Rachman, Bangka, Indonesia)



Article Info

Publish Date
01 Feb 2020

Abstract

Rosasea merupakan penyakit inflamasi kulit kronis dengan tampilan eritema sentrofasial. Kelainan kulit ini memiliki berbagai faktor risiko seperti lingkungan, genetik, neurogenik, dan pengaruh infeksi mikroba, tetapi patogenesisnya belum dipahami sepenuhnya. Rosasea dapat menyerang siapapun terutama yang berusia > 31 tahun dan berkulit putih. Kelainan ini dapat mempengaruhi kualitas hidup seseorang. Klasifikasi subtipe rosasea dibagi menjadi 4 berdasarkan gejala klinis yaitu erythematelangiectacic rosacea, papulopustular rosacea, phymatus rosacea, dan ocular rosacea. Perbedaan antar subtipe mempengaruhi terapi.Rosacea is a common chronic skin condition with redness around the centrofacial area. This skin disease has many risk factor such as environment, genetic predisposition, neurogenic, and microbial, but its pathogenesis is still not fully understood. Rosacea can affect anybody, especially in the age group > 31 years old and fair skin. This skin condition can impair the quality of life. There are 4 subtype in rosacea classification based on clinical feature, eryhetmatelangiectacic rosacea, papulopustular rosacea, phymatus rosacea, and ocular rosacea. Different subtype need different therapy.

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

CDK

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Cermin Dunia Kedokteran (e-ISSN: 2503-2720, p-ISSN: 0125-913X), merupakan jurnal kedokteran dengan akses terbuka dan review sejawat yang menerbitkan artikel penelitian maupun tinjauan pustaka dari bidang kedokteran dan kesehatan masyarakat baik ilmu dasar, klinis serta epidemiologis yang menyangkut ...