Cermin Dunia Kedokteran
Vol 46, No 4 (2019): Dermatologi

Kejadian Karsinoma Sel Basal di RSUD Dr. Moewardi Surakarta Berdasarkan Subtipe Histopatologi menurut Jenis Kelamin, Usia, Lokasi Anatomi, Diameter Tumor

Synthia Sari Toha (Departemen Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin, Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret/ RSUD Dr. Moewardi)
Aulia Rahman (Departemen Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin, Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret/ RSUD Dr. Moewardi)
Moerbono Mochtar (Departemen Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin, Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret/ RSUD Dr. Moewardi)
Indah Julianto (Departemen Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin, Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret/ RSUD Dr. Moewardi)
Nugrohoaji Dharmawan (Departemen Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin, Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret/ RSUD Dr. Moewardi)
Prasetyadi Mawardi (Departemen Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin, Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret/ RSUD Dr. Moewardi)
Brian Wasita (Departemen Patologi Anatomi RSUD Dr. Moewardi , Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret/ RSUD Dr. Moewardi)
Novan Adi Setyawan (Departemen Patologi Anatomi Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret, Surakarta, Indonesia)



Article Info

Publish Date
01 Apr 2019

Abstract

Latar Belakang: Karsinoma sel basal (KSB) merupakan kanker kulit non melanoma berasal dari lapisan basal epidermis sel yang tidak mengalami keratinisasi. Penyakit ini dapat bersifat agresif (A) dan non agresif (NA) berdasarkan histopatologi. Tujuan: Analisis jenis KSB berdasarkan jenis kelamin, usia dan lokasi anatomi, diameter tumor. Metode: Penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional, pada bulan April – Agustus 2018. Sampel berjumlah 19 preparat pasien karsinoma sel basal di Poli Kulit dan Kelamin RSUD dr. Moewardi yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Sampel dibagi dalam kelompok KSB A dan KSB NA berdasarkan histopatologi. Hasil: Sebagian besar kasus wanita (68,4%) dengan KSB A; rata-rata usia 57,5 ± 17,5 tahun dan sebagian besar petani 25,2%. Lokasi terbanyak di mid face pada KSB A (57,9%) dan KSB NA (10,5%); diameter > 2 cm pada KSB A (52,6%) dan KSB NA (47,4%). KSB A 5.3 kali lebih banyak daripada KSB NA. Simpulan: Kasus KSB terutama pada wanita, usia >50 tahun, petani, lokasi di mid face, diameter >2cm. Background: Basal cell carcinoma (BCC) is a non-melanoma skin cancer originating from the basic epidermal layer of non keratinized cells. Histopathologically it can be aggressive (A) or not (NA). Objective: To analyze histopathological BCC subtype based on gender, age, anatomic location, tumor diameter. Methods: An analytical cross sectional observational study. The study was conducted on 19 basal cell carcinoma patients in Dermatovenereology Clinic dr. Moewardi General Hospital in April - August 2018 who fulfilled the criteria. The samples were divided histopathologically into A BCC and NA BCC groups. Results: Most patients were women (68.4%) with A BCC; the average age is 57.5 ± 17.5 and the occupation were mostly farmers (25.2%). The location were mostly in midface in A BCC (57.9%) and NA BCC (10.5%); diameter > 2 cm in A BCC (52.6%) and NA BCC (47.4%). A BCC was 5.3 times more prevalent than NA BCC. Conclusion: BCC cases were mostly women, age > 50 years, farmer, location in mid face, diameter > 2 cm.

Copyrights © 2019






Journal Info

Abbrev

CDK

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Cermin Dunia Kedokteran (e-ISSN: 2503-2720, p-ISSN: 0125-913X), merupakan jurnal kedokteran dengan akses terbuka dan review sejawat yang menerbitkan artikel penelitian maupun tinjauan pustaka dari bidang kedokteran dan kesehatan masyarakat baik ilmu dasar, klinis serta epidemiologis yang menyangkut ...