Bangunan gedung bangunan merupakan prasarana yang sangat penting disebuah perguruan tinggi. Agar bangunan bangunan selalu dalam kondisbaik maka perlu dilakukan pemeliharaan yang dilakukan secara berkalasesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP). Kebutuhanpemeliharaan dan perawatan bangunan gedung dinilai berdasarkan usiadan tingkat kerusakan bangunan. Namun karena biaya pemeliharaan gedung yang terbatas maka perlu dibuat prioritas berdasarkan berbagai kriteria kerusakan dan mekanisme perencanaan pembangunan.Permasalahan muncul ketika banyaknya tindakan pemeliharaan gedungyang dianggap salah sasaran karena belum sesuai dengan ketentuankondisi layak untuk direnovasi. Sistem ini berisi data base dan decisionsupport system maintenance untuk membangun alternatif yang dapatmenyimpan, mengakses, memperbarui dan membuat keputusan denganbenar dan tepat Dengan adanya sebuah model Weighted Product akanmeminimalisir kesalahan dalam rehap gedung bangunan. MetodeWeighted Product (WP) untuk menentukan prioritas rehap gedung darvariabel-variabel yang digunakan. Inputan variabel yang diambil adalah Struktur atap, struktur atas, struktru bawah, fungsi ruang, penutup atap,air bersih, air kotor, listrik, ac yang masing-masing kriteria tersebutmempunyai sub kriteria. Penilaian kerusakan bangunan dilakukan dengansurvey langsung ke lapangan. Tujuan penelitian ini adalah untuk membuatsistem pendukung keputusan dalam menentukan prioritas pemeliharaan gedung berdasarkan "indeks kondisi bangunan" berupa informasi yangtelah tersimpan dalam suatu database. Kata kunci: Sistem pendukung keputusan, prioritas pemeliharaan gedungweight product
Copyrights © 2018