Di era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) memainkan peranan penting dalam pertumbuhan perekonomian Indonesia. Akan tetapi, masih banyak usaha kecil menengah yang belum mampu menyelenggarakan pencatatan akuntansi. Hal ini menyebabkan UMKM yang memiliki daya operasional baik tetapi kesulitan dalam mengembangkan jaringan usaha yang dimiliki akibat pendanaan yang kurang. Melihat fenomena ini, maka penulis melalui program hibah IbM menggandeng beberapa mitra usaha yang bergerak di bidang laundry yakni Varia Laundry dan Ma’cik Laundry dalam mengimplementasikan sistem akuntansi dan pengendalian internal yang digagas pada program ini. Dalam pelaksanaannya, program dirancang berdasarkan permasalahan atau konteks nyata yang terjadi di lapangan serta input yang dimiliki usaha. Selama proses pelaksanaan, pengagas merancang luaran dan diimplementasikan. Akan dilakukan monitoring dan evaluasi terhadap hasil dan tujuan yang telah dicapai.
Copyrights © 2021