Studi ini dilakukan dilatarbelakangi masih kurangnya pengetahuan dan ketertampilan guru SMP di kota Pontianak untuk merancang perangkat pembelajaran inkuiri, berupa RPP, LKS, asesmen, dan media KIT dalam  pembelajaran  IPA  dan  IPS. Metode yang digunakan adalah penyelenggaraan inservice berupa pelatihan dan pendampingan pengembangan perangkat pembelajaran inkuiri menggunakan strategi lesson study berbasis MGMP. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa program IbM merancang  perangkat pembelajaran inkuiri pada guru yang tergabung dalam MGMP IPA dan MGMP IPS telah mencapai tujuan yang diharapkan, yaitu peningkatan pengetahuan dan keterampilan guru IPA dan IPS dalam merancang perangkat pembelajaran inkuiri. Hal ini ditunjukkan dari perolehan hasil angket respon dan luaran kegiatan yang dihasilkan.
Copyrights © 2021