Menjadi pembohong dan melakukan kebohongan adalah pengalaman mendasar dalam kehidupan manusia. Dalam berbagai jenis komunikasi, berbohong muncul dalam hampir semua bentuk komunikasi dan lebih sering seseorang cenderung tidak berpikir atas hal tersebut. Pragmatik, dipahami sebagai studi linguistik tergantung pada konteks makna dan kaitannya dengan penegasan. Namun, merenungkan fakta bahwa berbohong adalah tindakan linguistik, orang bertanya-tanya mengapa ada begitu sedikit analisis linguistik tentang kebbohongan. Apakah kebohongan tidak dapat dideteksi bila jauh dari tujuan kognitif dan social. Selain itu, karena pragmatik terdiri dari sejumlah subdisiplin, aspek berbohong harus menunjukkan tidak hanya dalamvkaitannya dengan tindak tutur, tetapi juga untuk implikatur. Implikatur percakapan umum (GCI) tampaknya lebih kontroversial dan lebih berharga untuk tujuan filosofis, karena akan ada implikatur yang akan dilakukan oleh setiap ucapan bentuk tertentu. GCI tampaknya menjadi dasar yang cukup baik untuk mencurigai seseorang telah melakukan kesalahan dengan mengambil bagian dari makna konvensional beberapa ekspresi bentuk yang sebenarnya bukan bagian dari makna konvensional. Dari karakteristik GCI, orang dapat dengan mudah memprediksi satu berbohong melalui kemungkinan –kemungkinan implikaturnya. A Few Good Men adalah drama militer yang controversial yang melukiskan kehidupan marinir. Beberapa karakter yang diduga memberikan kesaksian palsu dan mengandung banyak kebohongan. Kebohongan mereka dapat dianalisis melalui implikatur dari masing-masing tuturan. Berdasarkan latar belakang dimana terdapat fenomena kebohongan yang dilakukan oleh berberapa karakter dalam kasus GCI, maka muncul beberapa pertanyaan (1) bagaimana implikatur palsu Prinsip-Q, Prinsip-I, dan Prinsip-M membuktikan kebohongan Kendrick, Dr Stone., dan Jessup dan bagaimana prinsip-prinsip percakapan yang terkait dengan Prinsip-Q, Prinsip-I, dan Prinsip-M dilanggar oleh Kendrick, Dr Stone, dan Jessup. Metode kualitatif deskriptif dan teori prinsip GCI Levinson diterapkan dalam penelitian ini. Dalam analisis data, dilakukan beberapa proses, yaitu: (1) mengelompokkan tuturan Prinsip-Q, Prinsip-I, dan Prinsip-M, (2) merumuskan implikatur di balik ucapan-ucapan masing-masing prinsip, dan (3) menggambarkan bagaimana maksim percakapan yang terkait dengan masing-masing prinsip dilanggar oleh Jessup, Kendrick, dan Dr Stone. Kata Kunci: implikatur salah, implikatur percakapan generalisasi, kebohongan. Abstract Being a liar and being lied to is fundamental experiences in human life. In many types of communication, lying appears in almost all forms of communication and more frequent than one is usually inclined to think. Pragmatics, understood as the linguistic study of context-dependent meaning and its relation to asserting. However, reflecting on the fact that lying is primarily a linguistic act, one wonders why there is so little linguistic analysis of lying. What a lie is cannot be detected when abstracting away from the cognitive and social goals the liar has in mind. In addition, since pragmatics consists of a number of subdisciplines, aspects of lying have to be pointed out not only in relation to speech acts, but also to implicature. Generalized Conversational Implicature (GCI) seems to be more controversial and more valuable for philosophical purposes, because there will be the implicatures that would be carried by any utterance of a certain form. GCI seem to be quite good grounds for suspecting someone has made the mistake of taking part of the conventional meaning of some form expression what was really not part of its conventional meaning. From those characteristics of GCI, people can easily predict one’s lying through its possible implicatures. A Few Good Men is a controversial military courtroom drama potraying a marines life. Some characters are suspected to give a false testimonies and contain many lies. Their lies can be analyzed through its implicatures of each utterances. Based on the core of background that bounces the phenomenon of lying conducted by the characters in case of GCI, hence it emerges some questions (1) how the false implicatures of Q-Principles, I-Principles, and M-Principles prove Kendrick, Dr. Stone, and Jessup lie and how the conversational maxims related to Q-Principles, I-Principles, and M-Principles flouted by Kendrick, Dr. Stone, and Jessup. Descriptive qualitative method and Levinson’s theory of GCI principles are applied in this study. In the data analysis, some processes done, they are: (1) classifying the utterances belong to Q-Principle, I-Principle, and M-Principle, (2) formulating the implicatures behind the utterances of each principles, and (3) describing how the conversational maxims related to each principles are flouted by Jessup, Kendrick, and Dr. Stone. Keywords: false implicature, generalized conversational implicature, lying.
Copyrights © 2013