Litera Kultura
Vol 5 No 2 (2017)

IDENTITY EXPLORATION AND IDENTITY CONFUSION IN JAMAICA KINCAID’S LUCY




Article Info

Publish Date
12 May 2017

Abstract

Abstrak Masa remaja dianggap sebagai masa yang paling sensitif karena merupakan masa transisi dari masa kanak-kanak menuju masa kedewasaan. Para remaja tidak bisa diungkiri mengalami pencarian jati diri yang mana identitas diri yang sesungguhnya mungkin dibentuk dengan baik atau malah mereka mengalami kebingungan identitas. Ada beberapa faktor yang mendorong seseorang ke dalam kebingungan identitas; dua faktor di antaranya adalah pengalaman pahit pada masa lalu dan eksplorasi diri yang tidak terkendali. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan eksplorasi diri yang kurang akan komitmen dan membuktikan bahwa kebingungan identitas terjadi karena eksplorasi yang tidak terkendali. Penelitian kualitatif ini menggunakan pendekatan deskriptif dan analisis yang dikembangkan berdasarkan teori-teori dan interpretasi pribadi. Novel pendek karya Jamaica Kincaid, Lucy, merupakan data dari penelitian ini yang mana kebingungan identitas yang dihadapi oleh karakter utama menjadi subjek penelitian. Penelitian ini menerapkan teori-teori Erik H. Erikson, yakni eksplorasi identitas dan tingkatan psikososial perkembangan identitas, untuk menjawab masalah-masalah dalam penelitian. Hasil dari penelitian ini mengungkapkan bahwa kebingungan identitas dialami oleh Lucy sebagai hasil dari eksplorasi dirinya yang rendah akan komitmen. Lucy dianggap sebagai penjelajah yang aktif, namun dia tidak aktif dalam membuat komitmen. Kata Kunci: eksplorasi identitas, kebingungan identitas, perkembangan psikososial Abstract Adolescence is assumed as the most sensitive period because it is the transition period from childhood to adulthood. Adolescents undeniably experience search of identity which the real identity may be successfully formed, or even they may experience identity confusion. There are several factors which drive someone into identity confusion; two of those factors are bitter past experience and uncontrollable exploration. This study is aimed to depict low commitmen exploration and prove that identity confusion happens because of uncontrollable exploration. This qualitative study uses descriptive and analytical approach which is develoed based on the theories and personal interpretation. Jamaica Kincaid’s novella, Lucy, is the data of this study in which the protagonist character’s identity confusion becomes the subject. This study applies Erik H. Erikson’s theories, identity exploration and psychosocial development stages, to answer the research problems. The result of this study is that identity confusion is experienced by Lucy as the outcome of her low commitment exploration. Lucy is considered as an active explorer, however she is inactive in making commitment. Keywords: identity exploration, identity confusion, psychosocial development

Copyrights © 2017






Journal Info

Abbrev

litera-kultura

Publisher

Subject

Arts Humanities Social Sciences

Description

Litera Kultura : Journal of Literary and Cultural Studies accepts articles within the scope of Literature and Cultural Studies. The journal is published three times in a year: April, August, and ...