Abstrak Eurosentrisme adalah salah satu teori yang menjelaskan mengenai kebudayaan bangsa Eropa yang sering diajarkan kepada bangsa-bangsa lain, salah satunya adalah bangsa Afrika. Eurosentrisme juga bisa diartikan sebagai istilah yang kompleks, praktik, dan pandangan dimana bangsa Eropa memposisikan dirinya sebagai pusat dari semuanya. Di dalam novel Chinua Achebe berjudul Things Fall Apart, Eurosentrisme digambarkan secara jelas, apa saja pengaruh-pengaruh yang bangsa Eropa ajarkan kepada bangsa Afrika serta bagaimana reaksi bangsa Afrika terhadap pengaruh tersebut. Dalam menganalisa penelitian ini, metode yang digunakan adalah penelitian kepustakaan dan penelitian secara kualitatif. Pengumpulan data didapat melalui novel yang menunjukkan pokok permasalahan dan yang kemudian dianalisis. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa suku Igbo yang direpresentasikan sebagai bangsa Afrika menunjukkan bahwa mereka bisa menerima adanya pengaruh dari bentuk penjajahan bangsa Eropa dan perlahan meninggalkan budaya mereka sendiri. Kata Kunci: budaya, hegemoni, asimilasi. Abstract Euro centrism is one of the theories that explain the culture of the European nation that is often taught to other nations, one of them is Africa. Euro centrism can also be interpreted as a complex term, practice, and the view where the European posits themselves as the center of all. In the novel Things Fall Apart, written by Chinua Achebe, Euro centrism is clearly depicted, what are the influences that Europeans are teaching the Africans and how the reaction of the African toward it. In analyzing this research, the method used is literature research and qualitative research, the data collection is obtained through the novel that shows the subject matter and then being analyzed. The conclusion of this study indicates that the Igbo people represented as the African, shows that they can accept the influence of European colonization and slowly abandon their own culture. Keywords: culture, hegemony, assimilation.
Copyrights © 2018