Kondisi nyata yang terjadi di SMK Negeri 2 Rambah Kabupaten RokanHulu , berdasarkan hasil pengamatan terhadap pembelajaran PAI di kelas XI Akuntansi SMK Negeri 2 Rambah, guru selalu menggunakan metode ceramah yang lebih terpusat pada guru yaitu lebih banyak guru yang aktif dan siswa yang pasif. Hal tersebut mengakibatkan hasil belajar siswa banyak yang belum mencapai Kriteria Ketuntasan Minimun (KKM) ≤ 75. Dari hasil pra siklus ditemukan hanya 4 siswa (20%) siswa yang tuntas. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka dilakukan tindakan perbaikan untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui penelitian tindakan kelas dengan menggunakan metode pembelajaran Demontrasi. Penelitian tindakan kelas ini dilakukan dalam 2 siklus dimana setiap siklusnya dilaksanakan 2 kali pertemuan, setiap pertemuan dalam penelitian ini dilaksanakan melalui 4 langkah yaitu perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar PAI dengan menggunakan metode pembelajaran Demontrasi pada siswa kelas XI Akuntansi SMK Negeri 2 Rambah semester 1 tahun pelajaran 2019/2020. Hasil penelitian tindakan kelas ini menunjukkan bahwa pada tahap pra siklus hasil belajar siswa yang nilainya telah mencapai KKM (≥ 75) hanya sebesar 20% (4 siswa). Pada siklus I pertemuan 1 setelah peneliti menerapkan metode pembelajaran Demontrasi sebagai metode pembelajaran, hasil belajar siswa meningkat menjadi 30% (6 siswa) dan pada siklus I pertemuan 2 hasil siswa yang tuntas menjadi 50 % (10 siswa). Pada siklus II pertemuan 1 persentase hasil belajarnya juga meningkat yaitu menjadi 80% (15 siswa) dan pada siklus II pertemuan 2 semua siswa sudah tuntas yaitu 100%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan metode pembelajaran Demontrasi dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
Copyrights © 2022