Cara melestarikan kemurnian dan kesucian Al Quran adalah dengan belajar Tahfidz Al Quran. Tahfidz Al Quran harus dimulai sejak usia kanak-kanak. Karena pada usia ini mereka lebih cepat ingat dan hafal, juga dalam hal mengamalkan dan memahaminya lebih mudah tertanam di hati mereka hingga dewasa. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui problematika apa saja yang timbul dalam penerapan Tahfidz Al Quran di MIN 07 Tabalong. Metode penelitian kualitatif deskriptif merupakan metode yang digunakan dalam penelitian ini. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dari hasil penelitian, ditemukan bahwa problematika yang timbul pada penerapan kegiatan Tahfidz Al Quran di MIN 07 Tabalong yaitu masalah yang timbul dalam diri siswa itu sendiri seperti rasa malas, kurang fokus, faktor lingkungan, kurangnya motivasi, pembagian waktu, dan metode menghafal itu sendiri. Lalu ada juga problematika yang berasal dari luar diri siswa seperti seperti tenaga pengajar, fasilitas serta ketersedian waktu untuk muroja’ah.
Copyrights © 2022