Manusia di tuntut untuk tetap bertahan hidup dimana untuk menjalani hidup terkadang seseorang tidaklah luput dari subuah permasalahan. Hal ini pula bagi sebagian individu ada yang menyelesaikan masalahnya dengan baik dan ada juga yang mengerjakanya dengan tidak baik, penyaluran emosi mampu dilakukan dengan cara positif bisa juga menggunakan cara yang negatif, berbeda dengan individu yang memilih meluapkan emosisnya dengan cara negative dengan cara mengonsumsi narkoba, minum-minuman memabukan atau dengan cara menyakiti dirinya (self harm). Proses penelitian menggunakan teori fenomenologi dan teori interaksi simbolik dengan pendekatan kualitati, mereke memiliki motif antara lain karena memiliki masalah yang tidak bisa diceritakan, memiliki pengalaman traumatic dan pola komunikasi keluarga yang kurang baik, kemudia melukai diri sendiri (self harm) dilakukan dengan tujuan untuk menghukum diri sendiri dan pelampiasan emosi dari masalah yang mereka rasakan. Beberapa orang melakukan self harm sebagai bentuk penghukuman untuk diri sendiri.
Copyrights © 2022