Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: (1) self regulated learning, dukungan sosial orangtua, dan perilaku prokrastinasi akademik, (2) regulated learning terhadap prokrastinasi akademik, (3) dukungan sosial orangtua terhadap Perilaku Prokrastinasi Akademik, dan (4) menguji korelasi self regulated learning dan dukungan sosial orangtua serta perilaku prokrastinasi akademik. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif jenis korelasi. Pengambilan sampel dengan teknik proportional stratified random sampling diperoleh sebanyak 244 orang siswa. Data dianalisis dengan statistik deskriptif, regresi sederhana, dan regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) tingkat self regulated learning berada pada kategori tinggi, (2) dukungan orang tua juga dalam kategori tinggi, (3) perilaku prokrastinasi akademik dikategorikan tinggi, (4) self regulated learning memberikan hubungan yang signifikan terhadap pengurangan perilaku prokrastinasi akademik, (5) dukungan sosial orang tua memberikan hubungan`yang signifikan terhadap pengurangan perilaku prokrastinasi akademik dan (6) self regulated learning dan dukungan sosial orang tua secara bersama-sama terhadap pengurangan perilaku prokrastinasi akademik.
Copyrights © 2022