: Pencegahan risiko jatuh dalam menjaga keselamatan pasien tidak terlepas dari motivasi perawat. Perawat yang termotivasi dalam pencegahan risiko jatuh dipengaruhi oleh peran kepala ruangan dalam melaksanakan supervisi. Tujuan penelitian ini untuk menganalisa hubungan peran supervisi kepala ruangan dengan motivasi perawat dalam pencegahan risiko jatuh di Rumah Sakit Penelitian ini menggunakan menggunakan metode deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampling menggunakan purposive sampling sebanyak 70 perawat. Gambaran peran supervisi kepala ruangan dengan kategori baik sebanyak 48 perawat (68,6%) dan kategori kurang baik 22 perawat (31,4%). Gambaran motivasi perawat sebanyak 44 perawat (62,9%) termotivasi dan 26 perawat (37,1%) tidak termotivasi. Hasil penelitian dianalisis dengan uji Chi Square didapatkan adanya hubungan yang signifikan antara peran supervisi kepala ruangan dengan motivasi perawat dalam pencegahan risiko jatuh (p Value = 0,000). Kesimpulan penelitian ini kepala ruangan dapat terus melaksanakan evaluasi melalui kegiatan supervisi yang dapat menmbulkan motivasi perawat dalam pencegahan risiko jatuh. Rekomendasi penelitian ini diharapkan kepala ruangan senantiasa berperan untuk meningkatkan pelaksanaan supervisi yang baik agar terjadi peningkatan motivasi perawat dalam pencegahan risiko jatuh.Kata kunci: motivasi, pencegahan risiko jatuh, perawat, supervisi
Copyrights © 2022