Penelitian ini memiliki tujuan untuk mendeskripsikan ketidakmampuan anak dalam menyesuaikan dirinya pada saat situasi baru,di Desa Bagan Kuala. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian kualitatif deskriptif, dengan menggunakan jenis metode studi literatur (literature review) atau studi kepustakaan. Sumber data primer yaitu dari 5 orang anak di Desa Bagan Kuala. Sedangkan sumber data sekunder didapatkan melalui dokumentasi, catatan penelitian, dan pendukung lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kemampuan anak usia dini mengelola emosi diri merupakan bagian dari pematangan perkembangan emosi anak dimasa peralihan dari praoperasional memasuki masa operasional konkret. Kemampuan anak usia dini dalam mengelola emosi dirinya sendiri dapat dilihat dari dimensi kemampuan anak dalam memanfaatkan emosi diri secara positif, kemampuan mengatur emosi sesuai dengan situasi dan kondisi diri, dan kemampuan pertahanan diri anak itu sendiri dalam berbagai bentuk posisi persoalan diri anak secara wajar. Mampu mengelola emosi dalam dirinya yang tentunya dapat di lakukan dengan beberapa upaya untuk meningkatnya kemampuan tersebut.
Copyrights © 2022