Tujuan penelitian ini (1) Mengetahui pelatihan bertani organik untuk meningkatkan keterampilan (2) Mengetahui faktor pendukung pelatihan bertani organic (3) Mengetahui faktor penghambat pelatihan bertani organik. Masalahnya dampak pupuk kimia dan minimnya pengetahuan organic bagi masyarakat sehingga pengelola memberdayakan masyarakat untuk mengembangkan pertanian organic. Jenis penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi partisipatif dan dokumentasi.Hasil pelatihan bertani organic sesuai 5 indikator sudah terlaksana cukup baik karena proses pelatihan menggunakan teori kemudian praktek oleh peserta agar memahami secara langsung. Meningkatkan keterampilan masyarakat sesuai 4 indikator sudah ada perubahan cukup meningkat karena peserta sudah berhasil menerapkan secara mandiri sehingga dapat membuka peluang usaha. Faktor pendukung sarana dan prasarana yang memadai, dukungan masyarakat dan para petani, dukungan kerja sama dengan dinas pertanian, semangat peserta pelatihan. Faktor penghambat minimnya pengetahuan pertanian organic dan kurang efisien dalam pelatihan karena banyaknya minat masyarakat yang mengikuti.Simpulan pelatihan bertani organic meliputi indicator instruktur, peserta, materi, metode dan tujuan. Meningkatkan keterampilan masyarakat meliputi 4 indikator keterampilan teknis, manajemen, wirausaha dan kematangan pribadi. Faktor pendukung dan faktor penghambat terdiri dari faktor internal dan eksternal.
Copyrights © 2019