Tindak tutur merupakan suatu tindakan ketika penutur mengeluarkan ujaran sebagai suatu wujud tindak bahasa untuk menyatakan dan melakukan tindakan. Peneliti menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif karena data penelitian berupa bentuk-bentuk verbal bahasa, yaitu berupa tuturan atau tindak tutur pappaisseng masyarakat Kajuara Kabupaten Bone. Penelitian ini difokuskan pada jenis tindak tutur pappaisseng masyarakat Kajuara Kabupaten Bone. Bertujuan untuk mendeskripsikan jenis tindak tutur pada pappaisseng masyarakat Kajuara Kabupaten Bone. Data dalam penelitian ini adalah data lisan berupa ungkapan pappaisseng. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data yaitu teknik observasi(pengamatan secara langsung), teknik simak, teknik rekam, dan teknik catat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa jenis tindak tutur yang digunakan pappaisseng masyarakat Kajuara Kabupaten Bone yaitu menggunakan tindak tutur lokusi yaitu memberikan informasi, perlokusi yaitu asertif (menyatakan dan menyarankan), direktif (meminta dan memesan), komisif (memanjatkan doa dan menjanjikan), ekspresif (meminta maaf dan berterima kasih), deklaratif (menamai) dan tindak tutur perlokusi menimbulkan rasa khawatir. Berdasarkan hasil penelitian, penulis mengharapkan pappaisseng untuk membiasakan diri menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa pemersatu dalam berinteraksi sosial. Sehingga orang yang datang dengan suku berbedapun dapat ikut serta dalam percakapan atau mengurangi rasa kesalahpahaman. Adanya penelitian ini penulis berharap kepada pembaca baik mahasiswa maupun pemerhati pendidikan lainnya akan tertarik dan terinspirasi melakukan penelitian yang berkaitan dengan linguistik
Copyrights © 2021