Praniti Jurnal Pendidikan, Bahasa, dan Sastra
Vol 2, No 1 (2022)

DAMPAK PEMBELAJARAN DARING SELAMA PANDEMI COVID-19 TERHADAP KESEHATAN MENTAL SISWA KELAS V SD NEGERI WONOMERTO 01 BATANG

Ulva Nur Pratiwi (Universitas PGRI Semarang)
Joko Sulianto (Universitas PGRI Semarang)
Filia Prima Artharina (Universitas PGRI Semarang)



Article Info

Publish Date
29 Jan 2022

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak pembelajaran daring terhadap kesehatan mental siswa kelas V di SD Negeri Wonomerto 01 Batang. Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri Wonomerto 01 Batang pada kelas V dengan jumlah 30 peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode kualitif deskriptif. Subyek peneltian adalah kepala sekolah, guru, siswa kelas V, dan orang tua siswa kelas V. Teknik pengumpulan data menggunakan triangulasi data yaitu kuesioner/angket, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan dampak pembelajaran daring terhadap kesehatan mental siswa di pengaruhi oleh beberapa faktor yaitu faktor biologis, psikis, kebutuhan, lingkungan sosial dan interaksi manusia dengan lingkungan. Berdasarkan hasil wawancara dengan kepala sekolah, guru, siswa dan orang tua siswa, diperkuat dengan hasil angket yang menunjukkan kesehatan mental siswa dikategorikan menjadi  4 yaitu kesehatan mental fisik, kesehatan mental psikis, kesehatan mental sosial, kesehatan mental moral-religius. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase dampak pembelajaran daring pada kesehatan mental fisik adalah 73 %, dengan indikator tertinggi adalah sakit pusing, kelelahan, dan gelisah berkepanjangan. Sedangkan persentase dampak pembelajaran daring terhadap kesehatan mental psikis adalah 52,9 % dengan indikator tertinggi yaitu merasa cemas, tidak percaya diri dan tidak berkeinginan menjadi yang terbaik. Persentase dampak pembelajaran daring terhadap kesehatan mental sosial adalah 59,3 % dengan indikator tertinggi yaitu tidak memiliki rasa peduli kepada orang lain, tidak bisa menyesuaikan keadaan, dan suka menyendiri. Persentase dampak pembelajaran daring terhadap kesehatan mental moral-religius adalah 50,7 % dengan indikator tertinggi yaitu tidak berdoa sebelum melakukan pembelajaran, mudah putus asa, dan tidak mampu mempertanggung jawabkan apa yang telah dilakukan. Berdasarkan hasil analisis wawancara dari guru di SD Negeri Wonomerto 01 Batang diketahui bahwa faktor yang mempengaruhi terjadinya gangguan kesehatan mental yaitu faktor biologis, psikis, kebutuhan, lingkungan sosial, dan interaksi manusia dengan lingkungannya.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

praniti

Publisher

Subject

Education

Description

PRANITI: Jurnal Pendidikan, Bahasa, dan Sastra is a journal of education, language, and literature published by Department of English Literature, Faculty of Economics, Law, and Humanities, Universitas Ngudi Waluyo. Praniti is published four times annually in January, April, July, and October. We ...