Permasalahan yang terjadi saat ini adalah masih banyaknya siswa yang kurang memiliki kemampuan berpikir kritis sehingga berpengaruh pada hasil belajar PKn yang rendah. Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis dampak model pembelajaran value clarification technique dan pengaruhnya terhadap kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar. Jenis penelitian ini yaitu penelitian kuasi eksperimen. Rancangan penelitian yang digunakan adalah non equivalent post-test only control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SD yang berjumlah 95 siswa. Sampel diambil dengan teknik random sampling dengan jumlah 50 siswa. Metode yang digunakan dalam mengumpulkan data yaitu observasi, wawancara, dan tes. Instrumen pengumpulan data yaitu lembar tes objektif. Data yang telah dikumpulkan dianalisis dengan uji-t sampel tak berkorelasi (Independent T-Test). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran VCT dengan kelompok yang dibelajarkan tanpa menggunakan model pembelajaran VCT. Hasil penelitian ini dikuatkan berdasarkan perhitungan uji-t yang memperoleh hasil angka signifikansi 0,000 yang berarti kurang dari 0,05 (0,000<0,05). Disimpulkan bahwa model pembelajaran Value Clarification Technique (VCT) berpengaruh positif terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas IV SD. Model pembelajaran Value Clarification Technique (VCT) dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar.
Copyrights © 2022