Penelitian ini membahas tentang dhifda’ (katak) dalam perspektif Al-Qur`an dan kesehatan. Kajian tentang dhifda’ disebutkan di dalam Al-Qur’an yang terdapat pada surah al-A’raf ayat 133. Di dalam ayat tersebut dhifda’ digambarkan sebagai salah satu perumpamaan azab yang diturunkan kepada Fir’aun dan kaumnya ketika mereka ingkar kepada Nabi Musa AS dan akan di hubungkan dengan kesehatan. Penelitian ini akan membahas mengenai, pandangan Islam serta penafsiran terhadap ayat tentang dhifda dan bagaimana manfaat dhifda’ ditinjau dari ilmu kesehatan. Penelitian ini berupa library research atau kepustakaan oleh karena itu data yang digunakan adalah data kualitatif dengan pendekatan tafsir ilmi. Adapun hasil dari penelitian ini adalah, Pertama, mufasir menafsirkan surah Al-A`raf ayat 133 ini merupakan salah satu perumpamaan azab yang diturunkan kepada Fir’aun dan kaumnya ketika mereka ingkar kepada Nabi Musa AS. Kedua, manfaat dhifda’ dalam ilmu kesehatan yaitu berdasarkan kandungan gizinya yang bermanfaat pada kesehatan manusia dalam sistem peredaran darah sistes integumen (kulit, rambut, kuku), reproduksi dan bayi, saraf dan otak, tulang (sistem rangka), sistem ekskresi dan urinaria, kelenjar, hormon, enzim, mulut dan gigi, kekebalan tubuh, sistem otot, sistem pencernaan, sistem pernafasan.
Copyrights © 2022