Selama hampir satu dekade, partai-partai, kandidat dan pemilih mereka di seluruh dunia telah mengenal Internet dan penggunaan media sosial terutama selama kampanye dan pemilihan. Mengenai tren ini, para sarjana telah menyelidiki proliferasi Internet dan penggunaan media sosial di bidang politik. Namun, sedikit perhatian telah diarahkan untuk mengeksplorasi sejauh mana penyebaran penggunaan media sosial telah mengubah marketisasi politik dan kampanye partai dan kandidat mereka selama pemilihan kepala daerah langsung di negara demokrasi yang sedang berkembang di Indonesia. Sebagai pembelajaran dari pemasaran dan profesionalisasi kampanye Joko Widodo - Basuki Tjahaya Purnama, jurnal ini mengungkapkan bahwa pemasaran politik partisipatif integratif serta kampanye politik campuran dan online telah berhasil dimanfaatkan karena kuatnya dukungan dari juru kampanye sukarela dari kandidat luar biasa yang secara kreatif menggabungkan poros kekuatan pelengkap bawah tanah, perang udara dan perang online pemasaran dan kampanye.
Copyrights © 2022