Tujuan dilakukannya penelitian ini untuk mengetahui pengaruh konflik kerja terhadap kinerja pegawai pada kantor Dinas Pemuda dan Olah Raga Kota Banda Aceh. Populasi dalam penelitian ini adalah para pegawai pada kantor Dinas dengan jumlah pegawai 52 pegawai, Penelitian ini mengambil sample populasi seluruh pegawai pada Dinas Pemuda dan Olah Raga Kota Banda Aceh. Teknik pengumpulan data menggunakan data primer dan data sekunder (sensus). Hasil dari penelitian ini konflik kerja berpengaruh positif terhadap kenerja pegawai di Dinas Pemuda dan Olah Raga. Kinerja pegawai merupakan hal yang penting, karenanya perlu dilakukan berbagai hal untuk meningkatkan kinerja pegawai, salah satu cara yaitu dengan menciptakan iklim kerja yang kondusif agar pegawai merasa nyaman saat bekerja. Hasil analisis data menunjukkan bahwa: koefisien korelasi 0.809 (80.90 %) konflik kerja mempuyai hubungan yang tinggi terhadap kinerja. Koefisien determinasi 0.654 (65.40%) perubahan dalam variable kinerja pegawai dapat dijelaskan oleh perubahan dalam konflik kerja, sedangkan 34.60 % oleh factor lain diluar variable konflik kerja sedangkan t-hitung sebesar 5.024, sedangkan nilai t-tabel sebesar 2.006, artinya t hitung > t table ( 5.024 > 2.006, artinya konflik kerja mempuyai pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, sehingga hipotesis yang menyatakan konflik kerja mempuyai pengaruh terhadap kinerja pegawai dapat di terima. Hal ini menunjukkan bahwa konflik kerja mempuyai pengaruh yang positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai.
Copyrights © 2022