Jurnal Cakrawala Ilmiah
Vol. 1 No. 4: Desember 2021

SISTEM MANAJEMEN PEMBAYARAN RETRIBUSI PASAR DI KABUPATEN MADIUN MENGGUNAKAN SMART CARD

Muhammad Syaeful Fajar (Program Studi Teknologi Informasi, Jurusan Teknik Politeknik Negeri Madiun)
Ardian Prima Atmaja (Program Studi Teknologi Informasi, Jurusan Teknik Politeknik Negeri Madiun)
Hendrik Kusbandono (Program Studi Teknologi Informasi, Jurusan Teknik Politeknik Negeri Madiun)



Article Info

Publish Date
24 Dec 2021

Abstract

Salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) adalah Retribusi Daerah. Retribusi daerah memiliki peranan penting dalam sumber pemasukan untuk membangun dan kemajuan suatu daerah. Dari beberapa jenis retribusi, retribusi pasar merupakan retribusi penting mengingat banyaknya jumlah pasar dalam suatu daerah. Namun pengelolaan retribusi pasar masih menggunakan metode konvensional sehingga kurang efektif dan optimal. Sedangkan retribusi merupakan sebuah sumber pendanaan yang perlu diolah dengan baik sehingga hasil pendapatan lebih terukur dan tercatat dengan baik. Permasalahan tersebut dapat diatasi dengan membangun Sistem Manajemen Pembayaran Retribusi Pasar di Kabupaten Madiun dengan memanfaatkan teknologi Smart Card yang didukung dengan sistem berbasis web dan android. Sistem ini dibangun untuk mempermudah pendataan dan pembayaran retribusi pasar dan membangun sebuah iklim pemerintahan Good Governance. Selain itu masyarakat atau dinas terkait dapat mengelola dan melihat informasi tentang retribusi secara akuntabilitas.

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

JCI

Publisher

Subject

Humanities Economics, Econometrics & Finance Languange, Linguistic, Communication & Media Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Public Health Social Sciences Other

Description

Digitalisasi eknomi menembus batas wilayah negara dan kedaulatan ekonomi yang dapat saja menjadi peluang atau ancaman. Digitalisasi tidak bisa dihindari, tetap permsalahan utamanya adalah bagaimana negara ini harus dapat merumuskan kebijakan agar masyarakat kita jangan hanya menjadi sapi perahan ...