Oceana Biomedicina Journal
Vol 4 No 2 (2021): Oceana Biomedicina Journal Volume 4 Issue (No) 2

KEGAWATAN PADA REAKSI TRANSFUSI

Hendrata Erry Andisari (Fakultas Kedokteran Universitas Hang Tuah)



Article Info

Publish Date
16 Aug 2021

Abstract

Reaksi tranfusi dapat dibedakan antara yang dimediasi imun dan tidak dimediasi imun. Keduanya dapat terjadi segera maupun reaksinya bisa lambat. Reaksi tranfusi yang dimediasi imun biasanya terjadi akibat aloantibodi setelah terekspose dengan antigen asing seperti kehamilan, tranfusi atau transplantasi. Kontaminan leukosit dapat menyebabkan aloimmunisasi, transmisi dari penyakit menular, TRALI dan imunomodulasi. Dengan pelatihan yang tepat untuk mengenali tanda dan gejala reaksi transfusi, komplikasi yang muncul akibat transfusi dapat dihindari. Diketahuinya penyebab sebagian besar reaksi transfusi bersifat klerikal sehingga dilakukan usaha untuk mencegah kesalahan klerikal sepanjang proses transfusi. Eksklusi kontaminan leukosit dari darah dan produk darah dapat mengurangi insiden FNHTR, aloimunisasi, dan imunosupresi. Filtrasi darah dan produk darah sebelum penyimpanan dapat menjadi cara yang efektif untuk mengatasi masalah tersebut terkait kontaminasi leukosit. Jika protokol transfusi yang tepat serta prosedur operasional standar diikuti, maka insiden reaksi transfusi dapat sangat menurun.

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

jurnal

Publisher

Subject

Dentistry Health Professions Medicine & Pharmacology Nursing Public Health

Description

Oceana Biomedicina Journal is an open access journal of health and medicine. Specifically, the journal focuses on marine medicine, hyperbaric medicine and health, medicine on ships, harbor health, maritime and coastal health, medicolegal studies related to ships, ports and districts, ...