Begitu mudahnya fotografi digunakan sampai perbincangan fotografi pun seolah-olah terhenti pada proses jepret dan jadi. Padahal di antara jepret dan jadi, ada proses intervensi fotografi lanjutan, yang dapat ditelusuri dari pembahasan studi kasus tiga genre fotografi, dengan menilik proses kimiawi maupun proses digital. Pengukuhan pemotret sebagai spektator pertama, membuka pemahaman bahwa penggunaan teori yang lebih condong pada pembahasan fotografi sebagai spektator pun dapat digunakan dalam proses intervensi fotografi lanjutan. Pemahaman ini membuka dan meluaskan penggunaan teori fotografi dalam proses pengkaryaan fotografi sejauh apa yang mampu dipelajari dan dipahami secara rinci oleh pemotret.
Copyrights © 2022