Jurnal IMAJI
Vol. 13 No. 2 (2022): Wawancara dan Kedalaman Penelitian Media Audio Visual

Special Effect Di Awal Sinema Indonesia: Studi Kasus Tie Pat Kai Kawin (1935) dan Tengkorak Hidoup (1941)

Nugroho, Agustinus Dwi (Unknown)



Article Info

Publish Date
31 Jul 2022

Abstract

Efek khusus telah digunakan dalam produksi film sebelum kemerdekaan Indonesia, tepatnya pada masa Hindia Belanda tahun 1935, di film Tie Pat Kai Kawin (1935) dan Tengkorak Hidoep (1941). Keduanya adalah film klasik Indonesia yang masih menggunakan warna hitam putih. Kedua film tersebut disutradarai oleh The Teng Chun (Tie Pat Kai Kawin) dan Tan Tjoei Hock (Tengkorak Hidoep). Pada masa itu para sineasnya memang banyak melakukan adaptasi, khususnya adaptasi cerita-cerita tentang siluman seperti yang terlihat pada film Tie Pat Kai Kawin. Hal inilah yang menjadi motivasi penggunaan efek khusus pada film tersebut. Sementara dalam film Tengkorak Hidoep, efek khusus dipakai untuk visualisasi teknik horornya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengamatan pada efek khusus yang ditampilkan dalam adegan pada kedua film tersebut. Pengamatan akan lebih fokus pada adegan-adegan yang menggunakan teknik-teknik manual untuk menghasilkan efek khusus seperti goresan pada seluloid, stop motion, transisi editing, dan properti asli. Penelitian ini mengungkapkan bahwa teknologi film pada masa itu mampu memvisualisasikan eksplorasi sinematik dalam mengemas cerita di masa sejarah awal film Indonesia.    

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

IMAJI

Publisher

Subject

Arts Humanities

Description

Journal IMAJI accommodates a collection of various topics of film / audio-visual studies that contain ideas, research, as well as critical, fresh, and innovative views on the phenomenal development of cinema in particular and audio-visual in general. This journal aims to provide research ...