Pattimura Proceeding : Conference of Science and Technology
2021: Prosiding KNM XX

PENERAPAN DISTRIBUSI STASIONER RANTAI MARKOV PADA DATA BANYAKNYA ORANG TERKONFIRMASI POSITIF COVID-19 DI JAWA BARAT

Tubagus Robbi Megantara (Program Studi Magister Matematika, Fakultas MIPA, Universitas Padjadjaran, Indonesia)
Ayun Sri Rahmani (Program Studi Magister Matematika, Fakultas MIPA, Universitas Padjadjaran, Indonesia)
Budi Nurani Ruchjana (Departemen Matematika, Fakultas MIPA, Universitas Padjadjaran, Indonesia)



Article Info

Publish Date
19 Apr 2022

Abstract

Corona virus disease (COVID-19) memiliki tingkat infeksi yang sangat cepat sehingga perlu adanya kebijakan yang terencana. Perencanaan kebijakan untuk menangani penyebaran COVID-19 dapat dibantu oleh adanya peramalan dan prediksi beberapa hari ke depan mengenai kasus harian. Peramalan dan prediksi dapat digunakan untuk memperkirakan lama waktu pembatasan sosial berskala besar yang diperlukan serta memperkirakan besar dana bantuan untuk masyarakat yang terdampak dalam selang waktu tertentu. Analisis jangka panjang menggunakan rantai Markov waktu diskrit dengan distribusi stasioner seringkali digunakan sebagai alat prediksi. Tujuan penelitian ini menganalisis prediksi jangka panjang kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di Jawa Barat menggunakan rantai Markov waktu diskrit dengan distribusi stasioner. Metodologi penelitian menggunakan studi literatur dan studi eksperimen melalui pengolahan data terkonfirmasi positif COVID-19 di Jawa Barat. Perhitungan ditentukan dengan dua keadaan sehingga diperoleh matriks transisi dengan kriteria: jika data ke-n lebih kecil dari rata-rata (0), dan jika data ke-n lebih besar dari ratarata (1). Hasil analisis prediksi jangka panjang menunjukkan peluang terjadinya kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di Jawa Barat sebesar 64,77% dan peluang tidak terjadi kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di Jawa Barat sebesar 35,23%. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi pertimbangan untuk instansi terkait, dalam mengambil kebijakan agar tetap memperhatikan protokol kesehatan dalam pencegahan penyebaran COVID-19.

Copyrights © 2022