Artikel ini mengkaji mengenai berbagai pandangan baik se- cara sufis, teologis maupun filosofis tentang kandungan makna surga. Ketiga pandangan tersebut berbeda-beda dalam mendefinisikannya yang disebabkan oleh perbedaan latar belakang keilmuan diantara ketiganya. Setelah mengkaji banyak pandangan, penulis akhirnya sampai kepada kesimpulan bahwa makna surga ternyata tidak hanya terkait dengan kehidupan di akhirat sebagai balasan kebaikan bagi orang-orang yang beriman dan beramal shalih. Dalam pandangan penulis, surga dapat pula dimaknai sebagai kehidupan di bumi yang indah, aman, nyaman dan damai sebagai refleksi/pantulan dari surga hakiki di hari kiamat nanti. Kesimpulan penulis ini muncul dengan mengaitkan sifat kasih Allah yang bersifat umum di dunia (ar-Rah- man) dan sifat kasih Allah yang khusus di akhirat (ar-Rahiim).
Copyrights © 2017