Sifat kehidupan manusia yang terus berubah menuntut berbagai pembaruan termasuk dalam hal penafsiran terhadap ahl al-kitab. Terdapat empat pandangan utama para ulama menyangkut pemahaman ahl al-kitab. Pandangan yang berbeda-beda tersebut dalam analisa penulis bukan disebabkan oleh faktor idiologis, melainkan disebabkan oleh metodologi tekstualis yang diterapkan dalam memaknai ayat Al-Quran. Artikel ini mencoba untuk memadukan antara teks dan konteks di dalam menafsirkan ahl al- Kitab sehingga dapat melahirkan pandangan yang obyektif dan netral.
Copyrights © 2017