Penelitan ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kebangkrutan pada perusahaan Food and Beverage. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah perusahaan Food and Beverage yang terdaftar di BEI yang berjumlah 17 perusahaan. Berdasarkan teknik purposive sampling, jumlah sampel yang memenuhi kriteria adalah 11 perusahaan. Pengamatan dilakukan pada periode 2012 – 2016. Hasil menunjukkan bahwa dengan menggunakan Model Univariat peluang kebangkrutan di prediksi akan terjadi pada PT ALTO. Model Z – Score menunjukkan perusahaan yang mempunyai peluang bangkrut yaitu ALTO dan CEKA. Model Logit, menunjukaan bahwa pada tahun 2012 – 2015 tidak ada perusahaan yang berpeluang untuk bangkrut atau bisa dinyatakan sehat.
Copyrights © 2018