Artikel ini memperlihatkan bahwa unit kultural dalam semiotika Umberto Eco telah memberikan kita sebuah petunjuk bagaimana seseorang bisa membongkar proposisi kebohongan atau hoaks di dalam Era Pasca-Kebenaran. Uniknya, meskipun di dalam pembacaan tanda kita tidak akan pernah tahu apakah sebuah pernyataan itu hoaks atau bukan, kita tetap bisa memahami bahwa pernyataan tersebut mengandung kebohongan atau makna yang dipelintir melalui unit kultural atau pengetahuan yang kita punya. Dengan kata lain, di dalam pembacaan tanda kita bisa melihat makna dari wahana-tanda yang berada di dalam atau luar kaidah yang berlaku di masyarakat.
Copyrights © 2021