Jurnal Dekonstruksi
Vol. 1 No. 01 (2021): Jurnal Dekonstruksi

Stairway to Heaven: Memandang Tuhan Melalui Kacamata Dekonstruksi

Aldrich Anthonio (STF Driyarkara)



Article Info

Publish Date
01 Jan 2021

Abstract

Sejak abad 19 filsafat ketuhanan mengalami krisis oleh kritik tajam para filsuf, khususnya Nietzsche dan Heidegger. Sasaran kritik tersebut sebenarnya adalah konsep Metafisika yang dianggap sudah gagal menjelaskan realita yang beragam. Filsafat ketuhanan juga dibangun atas dasar Metafisika tersebut, sehingga filsafat ketuhanan juga dianggap sudah gagal. Di abad ke-21, seorang teolog dan filsuf bernama John Caputo mencoba menjawab permasalahan ini melalui penafsirannya atas dekonstruksi Jacques Derrida. Caputo menganggap filsafat ketuhanan dapat hidup tanpa mengandalkan metafisika. Menanggapi kritik tersebut Caputo menganggap Allah sebagai problema dan panggilan (insistensi). Ia mengubah konsep logos yang bersifat metafisis (doktrin ketat) menjadi konsep poetics yang bersifat dekonstruktif (narasi, perumpamaan, dan paradoks). Filsafat Ketuhanan bukan lagi theology metafisis melainkan sebuah theopoetics dekonstruktif.

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

dekonstruksi

Publisher

Subject

Religion Arts Humanities Languange, Linguistic, Communication & Media Social Sciences

Description

Jurnal Dekonstruksi is a scientific journal published by Gerakan Indonesia Kita (GITA). This journal publishes scientific articles and research reports on the study of philosophy, art, social science, and cultural studies forth times a ...