Jurnal Dekonstruksi
Vol. 2 No. 01 (2021): Jurnal Dekonstruksi

Dekonstruksi dan Pembicaraan tentang Tuhan

Chris Ruhupatty (STF Driyarkara)



Article Info

Publish Date
01 Apr 2021

Abstract

Artikel ini berisikan sebuah topografi perihal pembahasan filosofis dewasa ini berkaitan dengan keberagamaan (religiosity). Secara khusus artikel ini akan memberikan uraian tentang bagaimana Dekonstruksi yang diusung oleh Derrida memandang keberagamaan dan memandang Tuhan di dalam keberagamaan itu sendiri. Topik ini menarik dan cukup penting untuk dijadikan sebuah refleksi kritis terhadap kehidupan keberagamaan kita secara pribadi maupun secara komunal. Selain itu topik bahasan ini juga dapat memberikan cara pandang yang sama sekali baru terhadap ateisme. Karena pada topik ini istilah “ateis” atau “ateisme” tidak dibicarakan sebagai sebuah penolakan absolut terhadap keberadaan Tuhan, melainkan sebagai sebuah penolakan terhadap “Tuhan” dalam keberagamaan atau “Tuhan” yang dibicarakan oleh agama-agama. Tentu saja artikel ini tidak memiliki maksud dan tujuan untuk menyelamatkan istilah “ateis” dan “ateisme” atau bahkan mendukungnya. Tepatnya artikel ini hendak membuka sebuah wacana baru dalam membicarakan tentang Tuhan pada dirinya sendiri di dalam perbedaannya dengan Tuhan yang dibicarakan dalam keberagamaan. Sehingga “penolakan terhadap Tuhan” (ateis) tidak begitu saja dipandang sebagai penolakan terhadap keberadaanNya secara absolut, tapi juga dapat berarti “penolakan terhadap Tuhan dalam keberagamaan.

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

dekonstruksi

Publisher

Subject

Religion Arts Humanities Languange, Linguistic, Communication & Media Social Sciences

Description

Jurnal Dekonstruksi is a scientific journal published by Gerakan Indonesia Kita (GITA). This journal publishes scientific articles and research reports on the study of philosophy, art, social science, and cultural studies forth times a ...