Jurnal Dekonstruksi
Vol. 3 No. 01 (2021): Jurnal Dekonstruksi

Keindonesiaan: “Tan Hana Dharma Mangrwa”

Nawa Tunggal (Harian Kompas)



Article Info

Publish Date
01 Jul 2021

Abstract

Menurut Derrida, teks tidak terbatas pada tulisan di buku, ia menawarkan penulisan harus diselidiki dengan cara baru dalam kekhususan “sejarah”. Ia mengajak untuk dinamis dalam memberi makna teks bukan sebagai “penolakan sejarah”, tetapi sebagai “gaya yang baik”, gaya yang transformasional. Semboyan Bhinneka Tunggal Ika yang berasal dari Kakawin Sutasoma, bisa disebut sebagai “gaya yang baik” dari Mpu Tantular. Falsafah Hindu dan Buddha seperti dualisme, tetapi sesungguhnya satu jua. Di situ ada pertaruhan sejarah, tetapi bukan suatu pertarungan yang membinasakan satu sama lain. Itulah hidup yang terus tumbuh dan berubah. Tidak pernah paripurna. Pancasila senantiasa terbuka bagi proses pengisian dan penafsiran baru.

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

dekonstruksi

Publisher

Subject

Religion Arts Humanities Languange, Linguistic, Communication & Media Social Sciences

Description

Jurnal Dekonstruksi is a scientific journal published by Gerakan Indonesia Kita (GITA). This journal publishes scientific articles and research reports on the study of philosophy, art, social science, and cultural studies forth times a ...