Uji klinik acak berpembanding, secara tersamar ganda dilakukan di Rumah Sakit Mohammad Hoesin Palembang dari bulan Juli–Oktober 2017. Terdapat 48 pasien yang memenuhi kriteria inklusi. Pasien dibagi dalam dua kelompok.Kelompok I diberikan 12 mg levobupivakain 0,5% isobarik dan 0,6 mL dekstrosa 40%, sedangkan kelompok II diberikan 12 mg levobupivakain 0,5% isobarik dan 0,6 mL NaCl 0,9%. Hasil penelitian menunjukan adanya perbedaan onset blokade sensorik (3±1 vs 5±2; p=0,000), regresi dua segmen (139,54±16,35 vs 113,42±23,87; p=0,000), dan durasi blokade sensorik (170,71±17,88 vs 154,46±21,66; p=0,007), onset blokade motorik (4±2 vs 6±2; p=0,000) dan durasi blokade motorik (143,7±19,28 vs 127,17±24,92; p=0,013).
Copyrights © 2020